Minggu, 21 Juni 2009

Produksi makanan untuk ternak menghabiskan sumber daya alam global dan menyebabkan kekurangan pangan

Pada konferensi baru-baru ini tentang gletser dan perubahan iklim yang dituanrumahi oleh Institut Kutub Norwegia; Dr. Christian Nellemann sebagai kepala menteri senior Penaksiran Tanggapan Cepat untuk Program Lingkungan Perserikatan Bangsa Bangsa menyatakan bahwa hilangnya gletser Himalaya dapat mengakibatkan miliaran orang kehilangan akses air bersih yang dapat mempengaruhi suplai pangan di Asia dan bahkan lebih luas.

Dr. Christian Nellemann – Kepala Menteri Senior Penaksiran Tanggapan Cepat untuk Program Lingkungan Perserikatan Bangsa Bangsa (L): Saya rasa situasinya benar-benar darurat, sungguh karena fakta dimana Asia yang kita bicarakan mempunyai tiga miliar orang yang akan terkena dampaknya, 1,3 miliar orang akan terkena dampak langsung karena perubahan sumber air ini. Tetapi secara global, dengan krisis pangan dan krisis finansial yang sedang kita alami, maka perubahan dalam 30-40 tahun dari sekarang akan memberikan dampak yang besar akan suplai pangan global dan harga pangan bagi setiap orang, apakah Anda hidup di Amerika Serikat atau Afrika atau Asia juga akan merasakan dampaknya.

Suara: Saat ini ada lebih dari satu miliar orang yang telah kelaparan di dunia setiap tahunnya, Dr. Nellemann menekankan bahwa industri ternak sebagai ancaman utama bagi keamanan pangan karena merupakan penyebab utama pemanasan global.

Dr. Christian Nellemann – Kepala Menteri Senior Penaksiran Tanggapan Cepat untuk Program Lingkungan Perserikatan Bangsa Bangsa (L): Penyebab utama dari rusaknya lingkungan alam, seluruh hewan liar, itu bukan karena pemburuan, tapi penyebab utamanya adalah hilangnya habitat dan rumah mereka karena kita menebang hutan dan mengubah area itu
menjadi lahan pertanian [untuk memberi makan ternak]

Suara: Dr. Nellemann menghitung bahwa kita mungkin akan kehilangan 25 persen dari suplai pangan global karena tingkat produksi daging dan konsumsi daging meningkat seperti saat ini.

Dr. Christian Nellemann (L): Di banyak area, sektor peternakan menjadi ancaman utama, bukan hanya bagi perubahan iklim, tapi juga suplai pangan global. Kami harus menjamin bahwa kita tidak menghabiskan seluruh sereal untuk memberi makan hewan, karena itu tidak berkelanjutan. Jadi satu hal yang paling penting yang harus dilakukan secara global adalah mengurangi hilangnya keanekaragaman hayati dan membantu memberi makan populasi manusia yang terus bertambah dengan fokus pada pengurangan daging global.

Suara: Penghargaan kami, Dr. Christian Nellemann dan Program Lingkungan Perserikatan Bangsa Bangsa yang membantu kita untuk mengerti hubungan konsekuensi dari produksi ternak bagi manusia dan planet. Kami berdoa semoga kita dapat menghentikan kehilangan dan tragis yang tidak perlu ini dan semoga penduduk dunia beralih dari pola makan daging ke vegan yang berkelanjutan. Pada bulan Maret 2009, selama konverensi video di Xalapa, Meksiko dengan para petinggi dan publik, Maha Guru Ching Hai sekali lagi menawarkan solusi yang sederhana dan menyeluruh tentang krisis yang sedang dihadapi oleh planet kita.

Maha Guru Ching Hai: Dengan kekurangan pangan di dunia yang terus memburuk, lebih banyak orang akan kelaparan setiap hari, jadi jika kita menghentikan kegiatan memelihara ternak dan berbalik ke menanam makanan vegan organik untuk manusia maka setiap orang di dunia akan beruntung, dan kita dapat menyelamatkan planet kita. Jika kita tidak memberikan semua jagung, sereal, dan sayuran sebagai pakan bagi hewan-hewan itu, semua makanan yang kita hasilkan sekarang ini sudah dapat memberi makan dua miliar orang. Jadi, bahkan tidak ada kekhawatiran tentang kekurangan pangan lalu kita punya masa depan lebih baik, hati nurani yang lebih baik. Dan planet kita akan mempunyai masa depan cerah jika semua orang berubah ke pola makan vegetarian organik dan pertanian vegan organik.

http://www.unep.org/Documents.Multilingual/Default.asp?DocumentID=528&ArticleID=5751 http://news.scotsman.com/world/One-billion-people-now-.5363018.jp

Menyelamatkan hutan hujan Amazon dari eksploitasi

Penelitian baru yang diterbitkan di majalah Science menemukan bahwa pembabatan Amazon untuk kepentingan ekonomi hanya membawa keuntungan finansial sementara saja, tapi dapat merusak lingkungan secara permanen. Misalnya, sejak awal tahun 1990-an, sepertiga area yang dibabat untuk peternakan sapi pada akhirnya hanya ditelantarkan dan tidak digunakan lagi. Peneliti menemukan bahwa penghasilan, harapan hidup, dan juga pengetahuan orang yang melakukan kegiatan ini semakin berkurang sejalan dengan waktu. Para ilmuwan seperti Dr. Carlos Nobre dari Lembaga Riset Luar Angkasa Brasil dan kepala Program Geosfer-Biosfer Internasional meminta untuk menghentikan eksploitasi seperti itu, beliau mengatakan bahwa itu sangat berbahaya bagi manusia dan iklim.

Dr. Carlos Nobre – Lembaga Riset Luar Angkasa Brasil, Kepala Program Geosfer-Biosfer Internasional di Swedia (L): Kita harus mengabaikan ekonomi, menghentikan ekspansi pertanian yang terus berlangsung di daerah Amazon, ekonomi peternakan, ekonomi penebangan ilegal. Tetapi kita perlu menemukan apa yang akan terjadi nanti. Jika kita tidak mengambil langkah pertama untuk menciptakan perubahan baru ini, maka pengrusakan yang terjadi di Amazon seperti peternakan, pertanian yang tidak efisien maka dalam beberapa dekade mereka akan memakan 30, 40, 50% Amazon.

Suara: Terima kasih Dr. Nobre dan peneliti internasional atas kepeduliannya, dan kami juga berdoa agar kita segera mengindahkan nasihat Anda untuk melindungi Amazon dan kehidupan manusia melalui pilihan bijak dan berkelanjutan. Maha Guru Ching Hai sering berbicara tentang nilai tak tergantikan dari hutan seperti dalam diskusi berikut melalui telekonverensi dengan staf Supreme Master Television pada bulan Januari 2008.

Maha Guru Ching Hai: Lihatlah, sama seperti hutan hujan Amazon, karena sudah ada di sana untuk waktu yang lama, ribuan juta tahun; ia adalah paru-paru dunia. Dan sekalipun Anda menanam pohon-pohon baru, keadaannya tidak sama. Begitulah. Semakin besar pohonnya, semakin tua pohonnya, semakin efektif dalam memproduksi oksigen dan menetralkan karbon dioksida. Jadi, saya tidak tahu apakah pemerintah-pemerintah mampu membuat sesuatu yang dapat memantulkan panas ke angkasa di daerah yang cukup luas dan dengan cara yang sedemikian efektif seperti cara yang dilakukan oleh alam. Kita jangan hanya bersandar pada teknolog, karena karma (ganjaran buruk) lebih penting daripada teknologi. Jadi, kita harus fokus pada vegetarisme agar semua orang memperoleh kedamaian dan menjadi vegetarian lalu teknologi baru ditambahkan juga ke sana.

http://www.google.com/hostednews/afp/article/ALeqM5jKSkhJwYxhn8Hu_IbccA_SFbp9pQ

Penangkapan Ikan Besar-besaran Mengancam Kehidupan Laut

Sebuah laporan penelitian oleh Amerika dan organisasi pendidikan Institut Kebijakan Dunia berpendapat bahwa perluasan praktik penangkapan ikan telah menciptakan situasi yang membahayakan biota laut. Sebuah penelitian tahun 2003 menunjukkan bahwa 90 persen ikan-ikan besar telah menghilang dalam 50 tahun terakhir, dan Institut Kebijakan Dunia saat ini menuntut uang subsidi yang diberikan pada industri-industri perikanan sebagai tunjangan untuk melestarikan kembali kehidupan laut.


Konferensi video dengan Maha Guru Ching Hai bersama Center Hamburg, Jerman – 18 Juli 2008

Maha Guru Ching Hai : Karena perikanan, makan ikan juga merusak ekosistem planet kita. Mereka telah membuktikan bahwa penangkapan ikan sarden bersar-besaran telah menghasilkan banyak zona mati. Karena ikan-ikan itu ada di sana untuk alasan tertentu. Mereka di sana mungkin untuk mengoksidasi lautan, memberi kehidupan untuk beberapa spesies lain atau membersihkan lingkungan. Apapun spesies yang ditinggalkan Tuhan untuk planet ini, mereka mempunyai tugas untuk dikerjakan. Spesies itu mempunyai tugas untuk dikerjakan. Sama halnya seperti manusia, kita mempunyai tugas untuk dikerjakan. Hewan juga mempunyai tugas yang harus mereka kerjakan. Hanya saja banyak manusia yang tidak peduli. Mereka pikir itu hanyalah ikan kecil, mereka tidak membantu apa-apa, mereka tidak berguna. Tidak, mereka bukan tidak berguna. Mereka berpikir ikan-ikan itu tidak berguna kemudian menangkap dan memakannya. Sesungguhnya ikan-ikan itu sangat berguna untuk ekosistem dan kesehatan planet ini, dan secara konsekuen, juga kepada kesehatan manusia serta semua makhluk di dalamya.

http://www.straightgoods.ca/ViewFeature8.cfm?REF=613
http://www.nira.or.jp/past/ice/nwdtt/2005/DAT/1441.html

Rabu, 10 Juni 2009

Apa itu Pemanasan Global

"Panas banget ya hari ini!” Seringkah Anda mendengar pernyataan tersebut terlontar dari orang-orang di sekitar Anda ataupun dari diri Anda sendiri? Anda tidak salah, data-data yang ada memang menunjukkan planet bumi terus mengalami peningkatan suhu yang mengkhawatirkan dari tahun ke tahun. Selain makin panasnya cuaca di sekitar kita, Anda tentu juga menyadari makin banyaknya bencana alam dan fenomena-fenomena alam yang cenderung semakin tidak terkendali belakangan ini. Mulai dari banjir, puting beliung, semburan gas, hingga curah hujan yang tidak menentu dari tahun ke tahun. Sadarilah bahwa semua ini adalah tanda-tanda alam yang menunjukkan bahwa planet kita tercinta ini sedang mengalami proses kerusakan yang menuju pada kehancuran! Hal ini terkait langsung dengan isu global yang belakangan ini makin marak dibicarakan oleh masyarakat dunia yaitu Global Warming (Pemanasan Global). Apakah pemanasan global itu? Secara singkat pemanasan global adalah peningkatan suhu rata-rata permukaan bumi. Pertanyaannya adalah: mengapa suhu permukaan bumi bisa meningkat?

Penyebab Pemanasan Global

Penelitian yang telah dilakukan para ahli selama beberapa dekade terakhir ini menunjukkan bahwa ternyata makin panasnya planet bumi terkait langsung dengan gas-gas rumah kaca yang dihasilkan oleh aktifitas manusia. Khusus untuk mengawasi sebab dan dampak yang dihasilkan oleh pemanasan global, Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) membentuk sebuah kelompok peneliti yang disebut dengan International Panel on Climate Change (IPCC). Setiap beberapa tahun sekali, ribuan ahli dan peneliti-peneliti terbaik dunia yang tergabung dalam IPCC mengadakan pertemuan untuk mendiskusikan penemuan-penemuan terbaru yang berhubungan dengan pemanasan global, dan membuat kesimpulan dari laporan dan penemuan- penemuan baru yang berhasil dikumpulkan, kemudian membuat persetujuan untuk solusi dari masalah tersebut . Salah satu hal pertama yang mereka temukan adalah bahwa beberapa jenis gas rumah kaca bertanggung jawab langsung terhadap pemanasan yang kita alami, dan manusialah kontributor terbesar dari terciptanya gas-gas rumah kaca tersebut. Kebanyakan dari gas rumah kaca ini dihasilkan oleh peternakan, pembakaran bahan bakar fosil pada kendaraan bermotor, pabrik-pabrik modern, peternakan, serta pembangkit tenaga listrik.

Apa itu Gas Rumah Kaca?

Atmosfer bumi terdiri dari bermacam-macam gas dengan fungsi yang berbeda-beda. Kelompok gas yang menjaga suhu permukaan bumi agar tetap hangat dikenal dengan istilah “gas rumah kaca”. Disebut gas rumah kaca karena sistem kerja gas-gas tersebut di atmosfer bumi mirip dengan cara kerja rumah kaca yang berfungsi menahan panas matahari di dalamnya agar suhu di dalam rumah kaca tetap hangat, dengan begitu tanaman di dalamnya pun akan dapat tumbuh dengan baik karena memiliki panas matahari yang cukup. Planet kita pada dasarnya membutuhkan gas-gas tesebut untuk menjaga kehidupan di dalamnya. Tanpa keberadaan gas rumah kaca, bumi akan menjadi terlalu dingin untuk ditinggali karena tidak adanya lapisan yang mengisolasi panas matahari. Sebagai perbandingan, planet mars yang memiliki lapisan atmosfer tipis dan tidak memiliki efek rumah kaca memiliki temperatur rata-rata -32o Celcius.

Kontributor terbesar pemanasan global saat ini adalah Karbon Dioksida (CO2), metana (CH4) yang dihasilkan agrikultur dan peternakan (terutama dari sistem pencernaan hewan-hewan ternak), Nitrogen Oksida (NO) dari pupuk, dan gas-gas yang digunakan untuk kulkas dan pendingin ruangan (CFC). Rusaknya hutan-hutan yang seharusnya berfungsi sebagai penyimpan CO2 juga makin memperparah keadaan ini karena pohon-pohon yang mati akan melepaskan CO2 yang tersimpan di dalam jaringannya ke atmosfer. Setiap gas rumah kaca memiliki efek pemanasan global yang berbedabeda. Beberapa gas menghasilkan efek pemanasan lebih parah dari CO2. Sebagai contoh sebuah molekul metana menghasilkan efek pemanasan 23 kali dari molekul CO2. Molekul NO bahkan menghasilkan efek pemanasan sampai 300 kali dari molekul CO2. Gas-gas lain seperti chlorofluorocarbons (CFC) ada yang menghasilkan efek pemanasan hingga ribuan kali dari CO2. Tetapi untungnya pemakaian CFC telah dilarang di banyak negara karena CFC telah lama dituding sebagai penyebab rusaknya lapisan ozon.


Download Gratis Buku Pemanasan Global

http://www.pemanasanglobal.net

http://en.wikipedia.org/wiki/Global_warming

http://www.msnbc.msn.com/id/6662932

http://www.msnbc.msn.com/id/6662932

Fakta di Balik Makanan Anda

Pernahkah Anda membuka lemari es Anda, menarik keluar dua puluh piring pasta dan membuangnya ke tempat sampah, dan kemudian, hanya makan satu piring makanan? Hal ini sama dengan menebang 55 kaki persegi hutan untuk satu kali makan siang Anda atau membuang 2500 gallon air ke saluran pembuangan. Apakah Anda akan melakukannya? Bagaimanapun juga, hanya makan setengah kilo daging akan mengakibatkan hal-hal tersebut di atas. Makan daging akan menyebabkan pengrusakan terhadap sumber alam dan lingkungan kita, menyebabkan penderitaan hewan yang besar, serta memberikan efek-efek merusak bagi kesehatan kita. Jadi, dengan memanggang seekor anjing untuk disajikan bersama kentang dapat membuat Anda muak, tetapi mengapa kita malah memanggang hewan yang jinak lainnya?

Sebuah laporan dari PBB telah membuktikan bahwa “sapi bukan mobil, tetapi menjadi ancaman teratas bagi lingkungan kita.” Laporan tersebut memberikan bukti bahwa pertumbuhan yang cepat dari hewan-hewan ternak di dunia telah menjadi ancaman terbesar terhadap iklim, hutan, dan kehidupan liar. Hewan-hewan peternakan menghasilkan kotoran 130 kali lebih banyak daripada keseluruhan populasi manusia di Amerika Serikat dan air kotor yang terkonsentrasi kotoran hewan pada akhirnya mengakibatkan pencemaran air, merusak lapisan tanah teratas, dan mencemari udara kita. Lebih jauh lagi, gas buangan dan pupuk rabuk kotoran ternak menghasilkan lebih dari sepertiga gas metana yang memberi kontribusi terhadap pemanasan global 20 kali lebih cepat daripada kardondioksida. Pemakan daging bertanggung jawab atas seratus presen produksi dari hasil buangan-buangan ini yang kira-kita menghasilkan 86 ribu pon setiap detik. Tetapi, dengan menolak produk-produk hewan, Anda telah mengurangi hal-hal merusak di atas.

Lebih jauh lagi, cita rasa kita terhadap daging telah mengorbankan persediaan sumber daya alam yang tidak dapat diperbaharui kembali. Sejumlah 2500 gallon air dibutuhkan untuk memproduksi 1 pon daging sapi, tetapi, kita hanya membutuhkan 29 gallon air untuk menghasilkan 1 pon tomat, dan 39 gallon air untuk 1 pon roti tawar. Dengan setengah jumlah air, delapan puluh persen tanah pertanian di Amerika Serikat, hampir semua panenan kacang kedelai dan separuh lebih hasil biji-bijian dunia digunakan untuk memeliharan ternak untuk dimakan. Sementara itu, ada 1 milyar penduduk yang menderita kelaparan dan kekurangan gizi, serta 24 ribu anak-anak yang meninggal setiap hari karena hal ini. Hal ini ironis dengan ladang gandum dan padi yang ditakdirkan untuk hewan-hewan ternak di negara Barat. Bagaimanapun, kelaparan dunia akan hilang jika sumber-sumber alam kita dipergunakan secara efisien dengan mengubah pertanian untuk meningkatkan hasil panen yang dapat memberi makan seluruh penduduk dunia.

Apakah Anda sadar bahwa 130 juta hewan dibunuh setiap tahun di Selandia Baru? Sebagian besar hewan dipelihara di pabrik peternakan, dengan sistem yang memaksimalkan produksi dengan biaya yang minimal. Sebagai gantinya, hewan-hewan peternakan sangat menderita secara mental dan fisik; setiap detik dalam hidup mereka. Hewan-hewan tersebut berjejalan ke dalam sistem kurungan dengan sedikit jendela, kotor, serta tidak pernah melihat keluarga mereka, mengkais-kais tanah atau melakukan apapun yang alami bagi mereka. Mereka bahkan tidak merasakan matahari di punggung mereka atau menghirup udara segar sampai pada hari dimana mereka dimuat ke dalam truk, dan ditakdirkan untuk dibunuh. Lebih dari 90 juta hewan di Selandia Baru menderita dengan kondisi-kondisi seperti ini dan banyak yang tetap sadar ketika leher mereka disembelih, kemudian, dibiarkan kehabisan darah sampai mati.

Praktik peternakan yang kejam lainnya yang sering dilakukan oleh peternakan unggas adalah dengan tidak memberi mereka makan selama 14 hari untuk mengejutkan tubuh unggas tersebut agar bertelur lebih banyak untuk konsumsi manusia. Dan, karena anak-anak ayam yang jantan tidak berguna di industri daging, setiap tahunnya ada 100 juta anak ayam jantan lebih yang digiling hidup-hidup atau dimasukkan ke dalam kantong sampai mati kehabisan nafas. Lebih jauh lagi, di tempat penjagalan, leher-leher ayam disembelih, dan mereka dicelupkan dalam air panas untuk menghilangkan bulu-bulu mereka, sementara banyak dari mereka yang masih hidup.

Bahkan sekarang ini, untuk menandai sapi dengan tujuan identifikasi, para peternak menekan besi panas yang membara ke daging sapi sementara mereka melenguh kesakitan. Akibatnya, timbul luka bakar tingkat tiga dan kelamin anak sapi jantan dipotong dari kantung kemaluannya, dan semua itu dilakukan tanpa diberikan penghilang rasa sakit. Untuk menambah penderitaan mereka, tanah yang digunakan ternak untuk merumput memiliki udara yang penuh dengan gas-gas kimia. Hal ini menyebabkan masalah pernapasan yang kronis.

Sapi-sapi yang dipelihara untuk diambil susunya, secara berulang-ulang dibuat hamil kembali dan bayi-bayi mereka diambil sehingga manusia dapat minum hasil susunya yang sebenarnya dimaksudkan untuk bayi-bayi sapi. Sapi-sapi tersebut dihubungkan dengan mesin-mesin beberapa kali sehari dan menggunakan manipulasi genetik, hormon-hormon yang kuat, dan penyedotan susu yang intensif. Mereka dipaksa untuk menghasilkan susu sepuluh kali lebih banyak dari yang biasanya. Perlakuan-perlakuan ini ikut menambah peradangan yang sangat menyakitkan bagi 50 persen dari sapi-sapi perah yang ada.

Hewan-hewan di peternakan saat ini tidak memiliki perlindungan undang-undang dari kekejaman. Hal ini seharusnya menjadi illegal jika diterapkan pada hewan peliharaan di rumah-rumah tangga: pengabaian, mutilasi, manipulasi genetik, dan program obat-obatan yang menyebabkan kesakitan kronis, kelumpuhan, dan penyembelihan yang kasar. Robert Louis Stevenson, seorang penulis novel dan puisi berkata, “Kita mengkonsumsi bangkai makhluk lain untuk memuaskan cita rasa dan nafsu diri kita.” Namun, hewan-hewan di peternakan pada dasarnya sangat pandai dan dapat merasakan sakit. Mereka mungkin sama pandainya dengan anjing atau kucing yang kita anggap sebagai teman.

Hal ini ditunjukkan oleh laporan-laporan yang sering terjadi tentang sapi-sapi yang melompati pagar setinggi enam kaki untuk melarikan diri dari rumah jagal, serta berjalan tujuh mil untuk bersatu kembali dengan anaknya dan berenang menyeberangi sungai menuju kebebasan. Babi-babi juga merupakan hewan yang penuh pengertian seperti yang ditemukan oleh Dr. Donald Broom, penasehat ilmiah pemerintahan Inggris – "Babi memiliki kemampuan kesadaran, mereka cukup pandai dan cerdik. Bahkan lebih dari anjing yang berumur tiga tahun.”

Langkah yang paling penting yang dapat Anda ambil untuk menyelamatkan planet kita dan mengurangi penderitaan manusia serta hewan adalah dengan menjadi vegetarian. Sebuah pola makan yang kaya dengan karbohidrat komplek, protein, serat, omega 3, vitamin, dan mineral dapat memberikan nutrisi yang optimal. Memupuk kebiasaan makan ini dapat menjaga kesehatan seumur hidup. Bukti yang mengejutkan dapat ditemukan di buku “The China Study” oleh Profesor T.Colin Campbell yang berkata, “dalam sepuluh tahun ke depan, salah satu hal yang paling mengejutkan yang akan Anda dengar adalah protein hewani merupakan salah satu dari nutrisi beracun yang paling tinggi dari semuanya... ancaman penyakit akan naik secara dramatis ketika sedikit protein hewani saja yang ditambahkan ke pola makan Anda.” Penelitian telah menunjukkan bahwa anak-anak vegetarian memiliki IQ yang lebih tinggi daripada teman-teman sekelasnya, dan para vegetarian rata-rata dapat hidup 6 sampai 10 tahun lebih lama daripada pemakan daging. Sebagai tambahan, mereka 50 persen lebih rendah terserang penyakit jantung dan kanker. Sedangkan pemakan daging sepuluh kali lebih cenderung menjadi gemuk daripada vegan. Makanan vegetarian memberikan kita semua nutrisi yang kita perlukan, tanpa lemak jenuh, kolesterol, dan bahan pencemar.

Sebaliknya, banyak yang berpendapat bahwa tumbuhan itu hidup juga. Ini benar, tetapi tumbuhan hanya memiliki sepuluh persen kesadaran sedangkan hewan-hewan memiliki kesadaran sepadan dengan manusia. Karena tumbuhan tidak dapat bergerak, jadi sensasi mengalami rasa sakit lebih sedikit. Jadi, tumbuhan sepenuhnya berbeda secara fisiologis dari mamalia. Jika Anda memotong cabang atau daun dari sebuah pohon, maka pohon itu akan tumbuh dengan subur dan tumbuh lebih banyak. Di sisi lain, hewan tidak berhasrat atas pemangkasan yang teratur. Dapatkah Anda memotong sebuah kaki sapi dan berharap akan tumbuh empat kaki lagi?

Memelihara hewan untuk dimakan akan mendatangkan malapetaka di Bumi. Lingkungan, sumber alam, dan kesehatan kita semakin memburuk. Meskipun sebagian besar dari kita tidak terlibat langsung dalam pemotongan hewan, akan tetapi manusia telah mengembangkan kebiasaan ini berdasarkan tekanan dari masyarakat, mereka tidak menyadari apa yang terjadi terhadap hewan-hewan yang kita makan. Pernah disebutkan bahwa seseorang yang pernah mengunjungi rumah jagal akan membuat mereka menjadi seorang vegetarian seumur hidup. Karena kitalah yang menciptakan teriak kesakitan dan ketakutan mereka.” Jadi jika Anda pernah memutuskan untuk memanggang hewan yang jinak sekali lagi……. Ingatlah bahwa Anda mengkonsumsi daging hewan yang sepadan dengan hewan peliharaan yang sangat Anda sayangi. Tetapi perbedaannya adalah bahwa hewan ini disiksa.



* Pengarang adalah siswa SMP di kelas terakhir yang berumur 17 tahun. Artikel ini adalah penilaian di dalam SMP itu, dimana siswa tersebut diberi penghargaan nilai yang unggul

Lima Langkah Darurat untuk Menyelamatkan Bumi dari Perubahan Iklim

Bagaimana Kita Dapat Membantu?

Kita mengetahui bahwa untuk menghentikan pemanasan global tidak mungkin dilakukan oleh seorang diri tetapi harus dilakukan melalui kerja sama semua orang. Tetapi walau bagaimanapun, mulailah dari diri kita sendiri, jadilah pahlawan lingkungan dan penyelamat bumi di saat yang kritis ini. Berikut adalah beberapa langkah praktis untuk menghentikan perubahan iklim.

1. Selamatkan Kehidupan dan Planet dengan Menghentikan Konsumsi Daging

Laporan Organisasi Pangan dan Pertanian PBB (FAO) telah membuka mata dunia, industri peternakan merupakan penyebab utama pemanasan global. Industri peternakan menghasilkan emisi gas rumah kaca sebesar 18 persen, jumlah ini melebihi gabungan emisi dari seluruh transportasi di dunia seperti motor, mobil, truk, pesawat, kapal, kereta api, helikopter yang menyumbang 13 persen gas rumah kaca atau pembangkit listrik di seluruh dunia yang menyumbangkan 11 persen gas rumah kaca. PBB juga menambahkan bahwa emisi yang dihitung hanya berdasarkan emisi CO2 saja, padahal industri peternakan juga merupakan salah satu sumber utama pencemaran tanah dan air bersih. Peternakan melepaskan 9 persen karbon dioksida, 37 persen gas metana (mempunyai efek pemanasan 72 kali lebih kuat dari CO2 dalam 20 tahun pertama dan 23 kali lebih kuat dari CO2 dalam 100 tahun). Secara keseluruhan, sekitar 86 juta ton metana dihasilkan dari sistem pencernaan sapi dan kambing, dan 18 juta ton lagi berasal dari kotoran ternak yang menyumbang 65 persen dinitrogen oksida (mempunyai efek pemanasan 298 kali lebih kuat dari CO2), serta 64 persen amonia penyebab hujan asam.

Peternakan juga menjadi penggerak utama dari penebangan hutan. Diperkirakan 80 persen bekas hutan di Amazon telah dialih-fungsikan menjadi ladang ternak. Setiap tahunnya, industri peternakan menghasilkan emisi 2,4 miliar ton CO2. Di luar itu, peternakan menyita 30% dari seluruh permukaan tanah kering di Bumi dan 33% dari area tanah yang subur dijadikan ladang untuk menanam pakan ternak.

Sebuah laporan dari Earth Institute menegaskan bahwa diet berbasis tanaman hanya membutuhkan 25% energi yang dibutuhkan oleh diet yang berbasis daging. Penelitian yang dilakukan Profesor Gidon Eshel dan Pamela Martin dari Universitas Chicago juga memberikan kesimpulan yang sama: mengganti pola makan daging dengan pola makan vegetarian 50% lebih efektif untuk mencegah pemanasan global daripada mengganti sebuah mobil SUV dengan mobil hibrida. Seorang vegetarian dengan standar diet orang Amerika akan menghemat 1,5 ton emisi rumah kaca setiap tahunnya! Seorang vegetarian yang mengendarai SUV Hummer masih lebih bersahabat dengan lingkungan daripada seorang pemakan daging yang mengendarai sepeda!

2. Hemat Energi dan Hemat Sumber Daya Alam

Bila memungkinkan, carilah sumber-sumber energi alternatif yang tidak menghasilkan emisi CO2 seperti tenaga matahari, air, angin, nuklir, dan lain-lain. Bila terpaksa harus menggunakan bahan bakar fosil (yang mana akan menghasilkan emisi CO2), gunakanlah dengan bijak dan efisien. Hal ini termasuk menghemat listrik dan energi, apalagi Indonesia termasuk negara yang banyak menggunakan bahan bakar fosil (minyak, batubara) untuk pembangkit listriknya.

Matikan alat elektronik dari sumbernya atau tekan steker sampai lampunya mati, jangan biarkan alat elektronik dalam keadaan standby. Jangan biarkan kran, tempat penampungan air, tabung toilet mengalami kebocoran, sehingga air menetes keluar terus selama 24 jam, selain memboroskan sumber air yang berharga juga memboroskan uang Anda. Pergunakan peralatan listrik yang hemat energi, seperti lampu, rice cooker, TV, AC, dan peralatan listrik lainnya. Matikan lampu apabila pencahayaan dari luar masih terang, atau saat kita sedang tidak berada di dalam ruangan, maksimalkan pencahayaan dari matahari, buka tirai jendela, pergunakan cat berwarna cerah di dalam rumah. Jangan membuka pintu lemari es terlalu lama karena setiap kali pintu lemari es dibuka maka diperlukan tarikan listrik yang tinggi untuk mendinginkan kembali suhunya, potong makanan dalam ukuran yang lebih kecil, karena ukuran makanan yang kecil akan cepat matang dan menggunakan energi lebih sedikit. Gunakan kertas secara bolak-balik untuk mengurangi pembabatan hutan. Dan yang terpenting, hindari kantong plastik, bawa tas sendiri.

3. Menanam Pohon dapat Memberi Manfaat bagi Bumi Kita

Tanaman hijau menyerap CO2 dari atmosfer dan menyimpannya dalam jaringannya. Tetapi setelah mati mereka akan melepaskan kembali CO2 ke udara. Lingkungan dengan banyak tanaman akan mengikat CO2 dengan baik, dan harus dipertahankan oleh generasi mendatang. Jika tidak, maka karbon yang sudah tersimpan dalam tanaman akan kembali terlepas ke udara sebagai CO2.

Dua tahun setelah menanam pohon muda yang berkayu keras, ilmuawan Universitas Lousiana Tech, menemukan bahwa pada setiap 4050 m2 dari hutan yang ditanami dapat menyerap cukup banyak karbon dari mobil yang berjalan selama satu tahun.

Sebuah studi oleh Dinas Kehutanan AS memperlihatkan bahwa dengan menanam 95.000 pohon pada dua wilayah bagian di ibukota Chicago telah memberikan udara yang lebih bersih dan akan menghemat $38 juta selama lebih dari 30 tahun sesuai untuk penurunan panas dan biaya pendingin.

Hutan mempunyai peranan yang sangat penting. Jika kita mempunyai hutan, maka itu berarti kita mempunyai senjata ekstra untuk memerangi perubahan iklim.

4. Kurangi Emisi Transportasi dan Beralih ke Energi Alternatif

Usahakan menggunakan transportasi massa daripada memiliki mobil sendiri yang selain boros biaya BBM, juga menghindari kemacetan di jalan, biaya parkir, asuransi, dan biaya pemeliharaan mobil. Berangkat atau pulang kerja secara berbarengan dengan rekan-rekan sekantor dalam satu mobil yang searah, sehingga bisa berbagi biaya perjalanan dengan mereka.

Apabila jarak rumah ke kantor atau tempat kerja dekat dan bisa ditempuh dengan naik sepeda, lebih baik menggunakan sepeda yang selain menghemat biaya perjalanan juga baik untuk menjaga kebugaran tubuh.

“Saya berusaha untuk menggunakan sepeda untuk pergi ke tempat kerja sesering yang saya bisa untuk menghemat energi.” - Margot Wallstrom, Wakil Presiden dari Komisi Uni Eropa.

Apabila memakai mobil sendiri, pergunakan mobil yang hemat bahan bakar atau bahkan beli mobil hibrida jika Anda mampu.

5. Daur Ulang dapat Membawa Perubahan

Kalifornia memperkirakan bahwa daur ulang pada setiap negara bagian akan menghemat penyaluran energi untuk 1,4 juta rumah, dan mengurangi 27.047 ton polusi pada air, menyelamatkan 14 juta pohon, dan mengurangi efek emisi gas rumah kaca yang setara dengan 3,8 juta mobil.

Universitas Teknik di Denmark menemukan bahwa aluminium yang didaur ulang menggunakan 95% lebih sedikit energi dibanding alumunium yang tidak didaur ulang, 70% lebih hemat energi untuk plastik, dan 40% lebih untuk kertas.

Dan yang terpenting:

Berubahlah!

Satu hal yang sangat penting di samping lima hal yang dapat kita lakukan di atas adalah keinginan dan motivasi kita sendiri untuk berubah.

Saran-saran di atas tidak akan berarti jika hanya menjadi bahan bacaan tanpa tindakan yang nyata. Kita harus benar-benar mulai mempraktikkannya dalam kehidupan sehari-hari. Kita tidak perlu mengambil langkah ekstrim untuk langsung berubah hanya dalam semalam bila hal itu terlalu berat bagi kita. Lakukanlah secara bertahap tapi konsisten dengan komitmen kita.

Jadilah contoh nyata bagi lingkungan dan orang-orang di sekitar kita. Contoh dan praktik yang kita berikan sangat penting untuk menginspirasi banyak orang lainnya untuk berubah pula. Bersuaralah dan beritahu kepada pemerintah, media, keluarga, kerabat, tetangga, sahabat, teman sekolah, rekan kerja, dan masyarakat sekitar untuk menyelamatkan Bumi dari ancaman pemanasan global dan perubahan iklim. Berilah mereka dorongan untuk mencoba pola hidup mulia yang akan menyelamatkan planet kita tercinta ini.

Setiap 3 Detik Satu Orang Anak di Dunia Meninggal Karena Kelaparan

Prasangka yang meletakkan vegetarian dalam satu kotak isme adalah sebuah konsep yang sudah saatnya ditanggalkan. Vegetarian dapat diuji dalam aspek apa pun, semua bukti memberi tahu kepada kita, krisis global yang membelit manusia saat ini adalah satu biang terbesar berpangkal pada pola makan dari sumber yang tidak efisien, sumber Hewani. Benar bahwa industri peternakan telah menjadi penggerak perekonomian dunia. Saat ini diperkirakan 987 juta orang miskin berhubungan dengan kegiatan peternakan dan 1,3 milyar manusia (20% populasi dunia) berhubungan dengan produksi peternakan. Peternakan menyumbang 1,4% produk domestik kotor (gross domestic products). Sekitar 864 juta orang menderita gizi buruk (catatan: secara salah kaprah konsumsi daging dianggap dapat menjadi solusi). Namun, 1 milyar orang kelebihan berat badan dan 300 juta orang lain menderita kegemukan. Memecahkan masalah kemiskinan (ekonomi) dan kebutuhan protein (kesehatan) dengan industri peternakan yang terbukti memiliki banyak dampak negatif, adalah menjerumuskan diri dan menciptakan lingkaran setan. Organisasi Pangan Dunia Perserikatan Bangsa-bangsa tahun 2006 menerbitkan laporan jejak kelam ternak (Livestock’s Long Shadow). Adakah suatu generasi yang cukup bijak memutus lingkaran tersebut?

Sebagian dari kita mungkin beranggapan bahwa jika Bumi menjadi neraka bagi para hewan maka tidaklah perlu dibahas dan dibesar-besarkan. Tetapi, bagaimana dengan data yang menyebutkan bahwa rata-rata setiap 3 detik satu anak mati di dunia karena kelaparan? Data lain menyebutkan setiap 2 detik, 1 anak mati karena kelaparan.1 3,5 juta anak di bawah usia lima tahun meninggal setiap tahun akibat kekurangan gizi? Lebih dari tiga perempatnya terjadi di 20 negara miskin.2 Di Jawa Tengah 15.980 anak balita menderita gizi buruk.3 Mereka sepenuhnya berhak bertanya mengapa mereka dilahirkan. Jika data di atas disandingkan dengan data bahwa tahun 2001 McDonald menghabiskan dana 1,4 milyar dollar AS untuk promosi,4 maka sekali lagi para anak miskin memiliki hak sepenuhnya untuk bertanya, dunia macam apa yang harus mereka singgahi ini. Saat ini diperkirakan 1,1 miliar orang kegemukan (berlebihan makan) dan 1,1 miliar orang kurus kering (kurang gizi) di dunia.5 Kasus kegemukan tidak dimonopoli negara maju, namun juga dtemukan di negara berkembang dimana junk food outlets merajalela.

Jika saja spesies manusia cukup cerdas beradab, foto seperti ini tentu sulit ditemui. Anak ini tidak ditakdirkan untuk sengsara. Sesama spesies dialah yang telah merebut hak dia untuk makan. Daging diproduksi industri ternak yang boros energi dan bahan pangan. Setiap orang pemakan daging (biasanya berkecukupan) merampas setidaknya hak makan lima orang miskin (karena bahan makanan diberikan ke ternak).

Nova Maulana (2) dilaporkan menderita busung lapar Anak dari pasangan Wito Parjo-Sulami, seorang buruh tani miskin yang tinggal di dukuh Ringindadi RT 04 RW 5 Jenggrik, Kedawung, Sragen. Pendekatan ‘sistem energi’ akan mengarahkan kita ke penyediaan protein nabati (ramah lingkungan, hemat energi, bebas kekejaman) untuk mengatasi masalah kekurangan gizi daripada protein hewani. Sebuah gambaran generasi masa depan yang rentan penyakit, karena makanan mereka justru diberikan ke ternak untuk dikonsumsi sesama mereka yang lebih kaya. Ternak di Amerika saja mengkonsumsi bahan pangan yang dapat mengenyangkan 1,3 miliar manusia. (Foto berasal dari www.tempointeraktif.com yang terpasang di infoindonesia.wordpress.co
m; 23/8/8)



Kegemukan menyerang 10% anakanak di dunia, dan tidak hanya di negara maju. Obesitas meningkatkan risiko anak-anak terkena diabetes tipe 2, serangan jantung, stroke, dan kanker.

(Obesitas dikalangan Anak-anak Semakin Meresahkan”, Kompas, 20 April 2005. www2.kompas.com/kesehatan/news/0504/20/104858.htm; 23/8/8)

(Mcdonalds-review.blogspot.com; 26/8/8)

Sekedar gambaran generasi masa depan yang rentan penyakit karena terlalu banyak makan daging dari industri peternakan. Setiap pemakan daging membutuhkan tanah 20 kali lebih luas dibanding seorang vegan. (www.eatveg.com; 30/8/8)

Semakin tinggi konsumsi lemak, semakin besar kasus kematian akibat kanker usus besar. New Zealand adalah negara kecil kaya raya penghasil daging, mempunyai tingkat kematian akibat kanker usus besar tinggi seperti di Kanada dan Amerika. (K Carroll, ” Experimental Evidence of Dietary Factors and Hormone-Dependent Cancers”, Cancer Research 35:3374, 1975 dalam John Robbins, M.D. (a),” Diet for a New America”, Fitzhenry & Whiteside Ltd.: Toronto, 1987, h.255)

Senin, 04 Mei 2009

Harus Dibaca! Enam Derajat: Masa Depan Kita di Planet yang Semakin Panas

Selamatkan Planet Kita
Harus Dibaca!
Enam Derajat:
Masa Depan Kita di Planet yang Semakin Panas
Apabila pemanasan global terus berlanjut pada
suhu tertentu maka kita akan menghadapi kepunahan. Jadi apa
yang sebenarnya akan terjadi apabila bumi terus memanas?
Oleh Group Berita AS ( Asal bahasa Inggris)
Jurnalis dan penyiar acara lingkungan hidup asal Inggris,Tuan Mark Lynas, melakukan perjalanan selama 3 tahun yang mengelilingi 5 benua untuk menyaksikan berbagaiperubahan karena dampak pemanasan global. Dari mencairnya tundra di Alaska, tenggelamnya pulau di
Pasifik dari negara bagian dari Tuvalu, dan bertambahnya dataran tandus di pedalaman Mongolia sampai pada lenyapnya lapisan es di Peru dan banjir, serta badai yang menyebabkan erosi di China. Tuan Lynas secara pribadi mengumpulkan semua bukti yang dikumpulkan dalam bukunya mengenai perubahan iklim, High Tide: The Truth About Our Climate Crisis (Gelombang Besar: Kenyataan Mengenai Krisis Perubahan Iklim Kita).

Setelah itu, dalam waktu singkat Tuan Lynas mempelajari lebih mendalam tentang berbagai bukti ilmiah serta rasional mengenai efek pemakaian bahan bakar fosil terhadap iklim, lingkungan, dan kehidupan di planet ini. Beliau menghabiskan waktunya beberapa bulan di perpustakaan ilmiah Radcliffe di Universitas Oxford untuk membaca ribuan buku literatur ilmiah yang telah dianalisa secara mendalam sebelum mempublikasikan buku kejutannya yang kedua, Six Degrees: Our Future on a Hotter Planet (Enam Derajat: Masa Depan Kita di Planet yang Semakin Panas); sebagai media lain untuk membangkitkan kesadaran.

Buku terbarunya secara sistematik membahas perubahan iklimberdasarkan data yang diperoleh dari http://kontaktuhan.org/news/news196/so_36.htm
(1 of 6)5/30/2008 12:25:52 PM

Harus Dibaca! Enam Derajat: Masa Depan Kita di Planet yang Semakin Panas
penelitian secara ilmiah dengan penggunaan aplikasi komputer tahap lanjut dan juga pencarian secara palaeoclimatic untuk menelusuri sejarah bumi yang memberikan gambaran akan pemanasan iklim di masa mendatang dan akibat yang akan dihadapi. Selain itu ia juga meneliti periode-periode dari perubahan iklim dramatik sebelumnya melalui proses alami dan meramalkan akan efek menakutkan dari pemanasan global yang akan dihadapi semua kehidupan dan lingkungan di planet ini.

Derajat demi derajat, satu derajat per bab. Enam Derajat disusun berdasarkan “Laporan Perkiraan Ketiga” dari Panel Antar Pemerintah untuk Perubahan Iklim (IPCC) tahun 2001 (http:/www.ipcc.ch). Pada setiap halaman, efek dari peningkatan temperatur di bumi dan lapisan biosfernya digambarkan dalam realitas yang menguatirkan.

Kenaikan suhu 1ºC sampai 3ºC merupakan “titik puncak”, tetapi jika naik sampai pada 6 ºC maka peningkatan ini dapat menyebabkan kepunahan pada hampir semua kehidupan, termasuk manusia! Sulit dibayangkan jika perilaku dari manusia sendiri yang menyebabkan kerusakan dan penderitaan yang tidak diharapkan. Kita telah membahayakan planet ini dan berada di ambang kehilangan momentum apabila kita tidak bertindak secepatnya untuk membatasi efek emisi gas rumah kaca.

Kenaikan Suhu 1 Derajat:
Pada kenaikan suhu 1 derajat, Kutub Utara akan kehilangan es setengah tahun penuh, Atlantik Selatan yang sebelumnya tidak ada badai akan mengalami serangan badai dan di barat AS terjadi kekeringan parah yang mengakibatkan banyak penduduk menderita. http://kontaktuhan.org/news/news196/so_36.htm
(2 of 6)5/30/2008 12:25:52 PM

Kenaikan Suhu 2 Derajat
Beruang kutub berjuang untuk hidup saat lapisan es mencair. Lapisan es di Greenland mulai menghilang, sedangkan batu karang menjadi lenyap. Permukaan air laut mengalami kenaikan 7 meter secara global.

Kenaikan Suhu 3 Derajat
Hutan hujan di Amazon mengering dan pola cuaca El Nino bertambah intensitasnya menjadi sesuatu yang biasa. Eropa secara berulang mengalami musim panas yang teramat panas yang sangat jarang terjadi sebelumnya. Jutaan dan milyaran orang akan berpindah dari sub tropik menuju daerah pertengahan garis lintang.

Kenaikan Suhu 4 Derajat
Air laut akan meninggi dan meluap membanjiri kota-kota di daerah pesisir. Menghilangnya lapisan es akan mengurangi banyak persediaan air tawar. Suatu bagian di Kutub Selatan akan tenggelam dan menyebabkan area air yang meluap semakin jauh. Temperatur musim panas di London akan menjadi 45ºC.

Kenaikan Suhu 5 Derajat
Daerah yang tidak bisa dihuni semakin menyebar, tumpukan es dan air tanah sebagai sumber air untuk kota-kota besar akan mengering dan jutaan pengungsi akan bertambah. Kebudayaan manusia akan mulai menghilang seiring dengan perubahan iklim yang dramatik ini. Dalam hal ini kelompok yang kurang mampu sepertinya akan menjadi paling menderita. Tidak ada lagi es yang tersisa pada kedua kutub seiring dengan punahnya bermacam species di lautan dan tsunami dalam skala besar memusnahkan kehidupan dekat pantai.

Kenaikan Suhu 6 Derajat
Pada kenaikan suhu 6 derajat, kepunahan massal sebesar 95% akan terjadi; makhluk yang masih hidup akan mengalami serangan badai dan banjir besar yang terus menerus; hidrogen sulfat dan kebakaran akibat gas metana akan menjadi hal yang biasa. Gas ini berpotensi menjadi bom atom dan tidak ada yang mampu bertahan hidup kecuali bakteri. Hal ini akan menjadi “skenario hari kiamat.”
http://kontaktuhan.org/news/news196/so_36.htm
(3 of 6)5/30/2008 12:25:52 PM

Harus Dibaca! Enam Derajat: Masa Depan Kita di Planet yang Semakin Panas
Hal yang lebih menguatirkan adalah karena kompleksnya ekosistem di planet ini, kenyataan akan perubahan iklim ini dapat menjadi lebih buruk dibandingkan denganperkiraan yang dilakukan secara ilmiah! Prediksi akan efek dari perubahan iklim sangatmenguatirkan. Saat menganalisa ulang seluruh data yang ia kumpulkan, Tuan Lynas berpikir, mungkin ia “harus merahasiakan semuanya” karena kebenarannya sangat “menakutkan.” Sebenarnya, beberapa dari perkiraan mulai menjadi kenyataan, sebagai contoh, gelombang panas saat musim panas di Eropa telah mulai mempengaruhi kesehatan manusia, khususnya para manula. Cuaca yang memanas juga menyebabkan malaria dan penyakit lainnya yang bertambah secara regional. Pemanasan global telah membuat lapisan es di China menyusut 7% setiap tahunnya, hal ini dapat berakibat kerusakan yang lebih besar dan memberi efek kepada 300 juta jiwa yang sangat
menggantungkan kebutuhan air mereka dari situ. Di India, mencairnya es yang sangat cepat telah menyebabkan 70.000 orang harus pindah dari Pulau Lohachara yang tenggelam, dan kenaikan permukaan laut telah menyebabkan dipindahkannya 20.000 penduduk yang tinggal di dataran paling rendah di Kepulauan Duke of York pada tahun 2000. Pada keadaan yang rentan dari ekosistem serta sistem sosial yang saling terkait satu sama lainnya, planet yang semakin panas juga menyebabkan rantai reaksi yang memicu terjadinya kelangkaan makanan dan air seiring dengan bertambahnya pengungsi sebagai akibat perubahan iklim.
http://kontaktuhan.org/news/news196/so_36.htm
(4 of 6)5/30/2008 12:25:52 PM

Harus Dibaca! Enam Derajat: Masa Depan Kita di Planet yang Semakin Panas

Akan tetapi, Tuan Lynas tidak berniat membuat pembaca pesimis akan masa depan planet ini. Sebaliknya dia menyampaikan peringatan dini secara jelas dan mendesak perhatian internasional akan diperlukannya usaha bersama untuk mengatasi pemanasan global seperti “mengambil tabung pemadam dan memadamkan api.” Tidak diragukan lagi bahwa “api’ tersebut timbul sebagai akibat yang berkaitan dengan perilaku manusia dan berdasarkan analisis data, berbagai jenis emisi yang menyebabkan kenaikan temperature; dan waktu yang tersisa kurang dari 1 dekade saat kenaikan mencapai puncak ‘enam derajat’! Sesuai indikasi yang tercantum di bagan, kita telah mendekati tingkat 2 derajat, dengan demikian pilihan kita satu-satunya adalah bertindak secepat mungkin serta mengurangi emisi karbon dan metana.

Bagan : Kenaikan Suhu dan Emisi Karbon*
PERUBAHAN SUHU
TEMPERATUR YANG
BERUBAH DALAM
CELSIUS
JUMLAH CO2
Satu Derajat 0,1- 1,0ºC
350ppm (Level
saat ini 380ppm)
Dua Derajat 1,1- 2,0 ºC 400ppm
Tiga Derajat 2,1- 3,0 ºC 450ppm
Empat Derajat 3,1- 4,0 ºC 550ppm
Lima Derajat 4,1- 5,0 ºC 650ppm
Enam Derajat 5,1- 5,8 ºC 800ppm
*Tabel dari hal 279 di Enam Derajat: Masa Depan Kita di Planet yang Semakin Panas
http://kontaktuhan.org/news/news196/so_36.htm
(5 of 6)5/30/2008 12:25:52 PM

Harus Dibaca! Enam Derajat: Masa Depan Kita di Planet yang Semakin Panas
Enam Derajat adalah sebuah tiupan terompet perang, panggilan kepada semua orang akan kondisi bumi kita yang berada pada situasi yang sangat kritis; ini adalah masa terpenting bagi para pemimpin dan tokoh politik untuk mengimplementasikan ketentuan ambang batas untuk mengurangi karbon dan gas dari efek rumah kaca lainnya, seperti metana. Tidak dapat di pungkiri bahwa ulah manusialah yang menyebabkan cepatnya kenaikan perubahan iklim. Kita harus mengubah gaya hidup kita ke arah yang lebih gembira dan lebih sehat seperti berlaih ke energi yang berkelanjutan dan gaya hidup vegetarian untuk menyelamatkan bumi kita. Kita hanya mempunyai sedikit waktu yang sangat terbatas untuk membuat titik balik. Pemanasan
global adalah sebuah realitas dan membutuhkan perhatian semua umat manusia di planet ini. Untuk itu marilah kita segera bertindak untuk menyejukkan bumi kita.

Referensi:
http://www.opendemocracy.net/arts/mark_lynas_4470.jsp
http://www.suprememastertv.com/bbs/board.php?bo_table=sos&wr_id=58
Enam Derajat: Masa Depan Kita di Planet yang Semakin Panas, oleh Mark Lynas

Jumat, 01 Mei 2009

Ciri Entrepreneur Berhasil :

1. Menyadari dan mentaati hukum tabur tuai
Sesuai dengan prinsip ”The process must be followed and the price must be paid” Seorang entrepreneur harus memiliki energi yang cukup untuk dapat bekerja secara aktif melebihi waktu kerja normal dengan waktu tidur yang lebih sedikit.

2. Setiap Uang yang ada sangatlah berharga (memiliki peluang untuk berkembang)
Menilai uang (laba, capital gain, Gaji dll) sebagai alat pengukur tingkat keberhasilan bukan sebagai alat kekuasaan atau tujuan

3. Mencari sumber pendapatan lain sejak remaja, keterlibatannya dalam jangka waktu panjang pada berbagai usaha telah menghasilkan pilihan, komitmen dan konsentrasi bagi sukses usaha di masa datang

4. Sejak muda memiliki bakat bersaing
Secara nyata dan terus menerus memelihara karakter yang menyukai persaingan yang sehat dalam segala hal, hal ini menimbulkan rasa percaya diri yang tinggi dalam hal mencapai tujuan dan memiliki keyakinan bahwa semua peristiwa yang terjadi akibat dari pilihan yang diambil

5. Tidur dan makan secukupnya untuk memelihara enegi agar bangun lebih pagi dan bekerja lebih awal dibandingkan orang lain.

6. Berani mengambil resiko yang moderat tetapi penuh perhitungan dengan mengandalkan intuis, sekalipun informasi yang lengkap belum diperoleh

7. Memiliki otak bisnis (head for bisnis) lebih suka menyimpan bermacam ide dan seringkali dibandingkan satu sama lain secara otomatis/berinteraksi dan menghasilkan sebuah ide yang terbaik. Tidak takut melaksanakan ide tersebut bahkan menganggap kegagalan sebagai pengalaman belajar untuk menghindarkan kegagalan yang sama di waktu mendatang

8. Mudah mengingat nama dan rupa orang yang baru dikenal.

9. Menyukai pelajaran sekolah yang memiliki jawaban akhir (matemathics, biology, engineering, accounting

10. Suka melakukan kegiatan sendiri dan tidak ikut-ikutan (Osis, pramuka)

11. Lebih suka berurusan dengan individu dibanding dengan kelompok orang (akan memakan banyak energi jika dengan banyak orang)

Selasa, 21 April 2009

Beberapa penyebab dalam kegagalan berusaha

Sebuah Survey menunjukkan bahwa hanya 3% dari kebanyakan orang yang akan mengambil keputusan untuk bergabung atau mencoba jika dia mengetahui sebuah peluang usaha atau peluang bisnis.

Lalu bagaimana dengan sisanya yaitu orang-orang yang termasuk 97% itu :
Mereka biasanya akan :
- Pikir-pikir dulu.
- Takut / ragu-ragu.
- Belum mau sekarang.
- Uangnya ditabung saja.
- Tidak Percaya.
- Tidak punya waktu.
- Menunggu politik dan ekonomi stabil.
- Tidak punya uang
- Terlalu banyak pertimbangan
- Menunggu melihat orang lain yang mengambil peluang itu dan baru akan ikut bergabung jika orang itu ternyata sukses, dll.

HASILNYA :
Orang-orang yang termasuk golongan 97% ini merupakan kelompok orang-orang yang tidak berpikiran positif dan terlalu takut untuk mencoba atau melakukan sesuatu. mereka takut dengan resiko kerugian yang mungkin akan dialami. Padahal orang yang takut mengambil resiko untuk rugi adalah orang yang selamanya akan merugi karena tidak pernah berani berbuat dan tidak berani mencoba. Biasanya orang-orang seperti ini tidak akan berhasil dalam banyak hal dan tidak akan pernah meraih kesuksesan.
Dan ketika mendapatkan kesempatan bisnis, ada 2 golongan orang:
90 % mau menunggu bukti (menunda) 10% mau menjadi bukti (bergerak cepat untuk merealisasikannya)

Dari 2 golongan di atas, mana yang akan sukses?
Sudah pasti mereka yang ingin MENJADI BUKTI yang akan sukses. Anda ingin berada pada golongan yang mana? Keputusan Anda saat ini adalah masa depan Anda sendiri, semuanya terserah anda karena hidup anda Andalah yang menjalaninya.
Jika Anda ingin menjadi 3% orang pengambil keputusan di atas dan 10% orang (menjadi bukti) silahkan klik aj:
"Ambil Keputusan, Investasikan Sedikit Uang Anda Untuk Kesuksesan Masa Depan Anda"
"BERFIKIRLAH POSITIF KARENA KEPUTUSAN ANDA ADALAH KESUKSESAN ANDA"
Jadilah PEMAIN !!! Jangan hanya MENONTON !!!

Langkah Penjualan Efektif

Penjualan efektif adalah wujud dari keberhasilan menemukan pelanggan baru dan mengubahnya menjadi pelanggan tetap yang dengan teratur akan memesan barang dari anda.Penjualan efektif merupakan suatu proses berkelanjutan guna memaksimalkan tujuan atau hasil yang akan dicapai.

Adapun langkah yang harus dijalankan guna mencapai penjualan yang efktif tersebut adalah sebagai berikut:
1. Ciptakan Kesadaran
Buatlah semua orang paham bahwa produk yang kita tawarkan adalah produk yang berkualitas, pelayanan yang baik dan perhatian khusus kepada pelanggan. Sehingga tercipta kesadaran di dalam benaknya bahwa barang yang kita tawarkan memang bagus dan sesuai dengan keinginan, jangan lupa siapkan kartu nama, brosur dan iklan yang diterbitkan secara berkala adalah cara baik guna menyampaikan pesan anda.

2. Tingkatkan Ketertarikan
Bicarakan pada banyak orang tentang produk yang anda tawarkan semakin banyak anda mempromosikan maka akan semakin banyak orang yang tertarik pada produk yang ditawarkan dan semakin besar kesempatan untuk mengubah orang tersebut manjadi palanggan.

3. Ubahlah Menjadi Keinginan
Ketika calon pelanggan potensial anda memberikan perhatian kepada anda atau pada saat anda menjawab telepon atau permintaan tertulis , anda perlu menciptakan suasana untuk meningkatkan keinginan calon pelanggan untuk membeli produk yang ditawarkan. Anda bias membuat atau menggunakan daftar petunjuk yang sederhana untuk memberikan gambaran lengkap terhadap rangkaian produk yang ditawarkan dan filosofi perusahaan.

4. Lakukan Tindakan
Sekarang anda telah mendapat pelanggan potensial yang tertarik terhadap produk yang anda tawarkan dan anda harus mendorong mereka untuk melakukan tindakan sesuai dengan keinginan kita. Upayakan kepada mereka untuk mengubah cara berfikir mereka dan berjanji untuk menggunakan produk yang kita tawarkan. Bila pelanggan potensial anda belum yakin , mereka mungkin butuh informasi atau waktu lebih untuk meyakinkan diri mereka sendiri

5. Lengkapi Produk yang akan dijual
Sekarang anda telah memiliki pelanggan , luangkan waktu anda untuk menerangkan produk yang mereka pesan kapan dan bagaimana cara menggunakan produk tersebut sehingga akan mendapat hasil yang baik.

6. Melanjutkan mencari pelanggan baru
Teruskan kegiatan anda untuk mendapatkan pelanggan baru dan perlu diingat bahwa anda menjual jasa berkwalitas dan produk yang bermutu. Jangan lupa untuk memberikan penghargaan pada setiap kesempatan.

7. Perhatian kepada pelanggan dan promosi yang berulang akan menghasilkan pelanggan tetap
Kembangkan hubungan yang kuat antara anda dengan pelanggan anda, pelanggan anda akan sangat berterimakasih untuk hadiah mungil yang anda berikan.

Senin, 20 April 2009

Make Money Easy

In this blog you will find a method of makeing money in front of your computer.If you find the information intresting,do a favor to the publisher and CLICK ON THE ADVERTISE !!! from there